Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Rabu, 12 Maret 2014

Merawat Kebun dan Taman Sekolah


Apa Itu Taman Sekolah?

Berkebun di sekolah bisa menjadi salah satu media pengajaran yang efektif. Siswa pasti akan senang untuk belajar di luar kelas. Taman tidak hanya ditanami untuk bunga dan tanaman hias saja. Buah, dan sayur-sayuran pun tidak buruk untuk ditanam di taman sekolah. Mungkin Siswa akan lebih senang dan lebih puas menikmati buah atau sayur-sayuran hasil menanamnya sendiri.

Pertama anda memerlukan tempat dan tanah yang baik di sekolah untuk taman. Tempat yang dapat terkena sinar matahari selama enam jam tiap hari. Tempat yang jauh dari anak-anak kecil SD. Mungkin anak-anak kecil secara tidak sadar dapat menginjak-injak taman saat bermain kejar-kejaran atau saat bermain bola.

Hal yang harus dipertimbangkan lagi adalah tidak mungkin sekolah menyediakan tempat yang cukup yang luas dan besar untuk sebuah taman. Mungkin sekolah akan menyediakan tempat yang lahannya agak kecil. Ada satu ide untuk dicoba dalam mengatasi lahan yang kecil di sekolah adalah kebun persegi panjang. Buatlah kebun dalam barisan panjang yang tiap kotaknya dapat diisi 2 tanaman berbanjar. Dengan ide ini, semua siswa dapat menjangkau semua kotak dan dapat mempraktekan menanam sendiri tanamannya. Kebun panjang ini bisa untuk mengisi di tengah 2 jalur jalan (taman panjang).

Jika tidak ada tempat untuk menanam sebuah taman di lingkungan sekolah. Ada satu ide untuk mengatasinya, yaitu dengan menggunakan kotak jendela dan pot-pot kecil yang dapat dimasukkan ke dalam jendela di dalam sekolah. Atau letakan pot di pojok kelas, di teras kelas, di bawah tangga terbuka, atau di ruangan lain. Pilihlah tempat yang dapat terkena sinar matahari minimal tiga jam sehari. Jika kurang cahaya, biasakan mengeluarkan pot keluar (lapangan) untuk beberapa jam kemudian kembalikan ke tempat semula.

Banyak pilihan tanaman yang bisa ditanam di sebuah taman sekolah. Anda mungkin dapat menanam bunga agar taman penuh dengan warna dan indah. Anda juga dapat menanam kebun selada, tomat, wortel, mentimun, dan apotik hidup. Yang harus dipertimbangkan lagi adalah tanamlah tanaman yang akan tumbuh dengan cepat dan mudah, seperti bunga matahari, labu, kacang-kacangan atau umbi. Namun pertimbangkan juga, apakah tanaman yang akan ditanam tumbuh dengan baik di iklim anda.
MERAWAT KEBUN DAN TAMAN SEKOLAH

Apakah kebun dapat digunakan untuk media mengajarkan ilmu? Selain dinikmati keindahannya dan untuk penghijauan, Ternyata taman bisa dijadikan media pembelajaran di berbagai bidang studi. Bidang Matematika siswa bisa mempelajari tentang mengukur pola, bentuk, ukuran, statistik, sample, dan lain-lain. Bidang biologi, kita dapat mengamati tanaman dan siklus kehidupan mereka, habitat, dan jenis-jenis tanah. Dalam Bidang bahasa dapat dijadikan tempat belajar untuk mencari inspirasi membuat puisi, lagu, penelitian, karya tulis ilmiah tentang kebun, dan taman. Di bidang keterampilan siswa bisa untuk menata taman yang rapi, merawat tanaman. Di bidang musik, seni, dan sosial pun kebun juga bisa menjadi media pembelajaran juga. Siswa akan mendapatkan pengalaman berharga saat mereka bekerja, menanam, merawat di kebun sekolah mereka.
PEMBELAJARAN LINGKUNGAN HIDUP

Sumber Artikel : Link

Kebersihan Lingkungan Sekolah



CARA MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKOLAH

Sering kali kita melihat murid-murid membuang sampah sembarangan. Beberapa kali bapak ibu guru menasehati kepada murid-murid untuk membuang sampah pada tempatnya, tetapi apa kenyataannya? murid-murid tidak mematuhinya.

Tentu saja kita sebagai penghuni sekolah merasa tidak nyaman melihat sampah  dimana-mana. Sampah tadi juga dapat mencemari lingkungan sekolah baik di dalam kelas maupun diluar kelas selain itu juga dapat menjadikan suasana belajar kita tidak nyaman.

Demi tercapainya lingkungan yang bersih dan nyaman untuk belajar kita, perlu sekali dilakukan tindakan yang bersifat mengajak kesadaran kita untuk menjaga kebersihan dan bersifat mengatasi masalah di atas. Tindakan-tindakan tersebut antara lain:
  1. Para siswa di harap kan mempunyai kesadaran dari hati nuraninya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolahnya.
  2. Petugas piket harus membersihkan kelas serta lingkungan sekitarnya.
  3. Guru wajib menegur siswa yang membuang sampah sembarangan.
  4. Mencatat pada buku pelanggaran.
  5. Memberi sanksi tersendiri bagi siswa yang melakukan pelanggaran terutama membuang sampah sembarangan.
Dengan ini diharapkan mampu menyadarkan siswa untuk menjaga kebersihan. Kebersihan berpengaruh besar tehadap kesehatan maka dari itu kebesihan perlu di jaga.

Di sekolah kami setiap hari jumat diadakan kegiatan Jumat Bersih, mulai dari siswa, guru, karyawan, penjaga sekolah semua ikut serta dalam kegiatan ini. Biasanya kegiatan ini dilaksanakan setelah senam kesegaran jasmani. Siswa peserta kegiatan dibagi dalam beberapa kelompok sesuai dengan jadwal piket kebersihan lingkungan.

Sumber Artikel : Link

Hemat Air, Selamatkan Bumi!!



Air merupakan kebutuhan terpenting manusia. Tanpa air manusia dan makhluk hidup lainnya takkan mampu bertahan hidup. Tubuh kita terdiri dari 70% air. Kandungan air di otak manusia mencapai 75%, darah 83%, otot 76%, ginjal 83% dan tulang 22%. Fungsi air di tubuh manusia antara lain adalah untuk membawa nutrisi ke seluruh bagian sel tubuh, melarutkan dan mengeluarkan zat-zat sampah dari sel tubuh, lubrikasi sendi, otot, dan membantu mengatur suhu tubuh. Hanya kandungan H2O dari air yang dapat melakukan fungsi-fungsi ini. Bumi pun 97%nya adalah air laut, dimana 3% sisanya adalah air tawar dan hanya 1% saja yang tersedia untuk digunakan seluruh manusia.

Bagi sebagian masyarakat, air bersih sudah bukan barang gratis lagi. Persediaan air bersih sudah menipis karena disebabkan oleh tercemarnya air sungai, danau, bahkan air dalam tanah sekalipun. Ada banyak cara untuk menghemat air, misalnya :
  • Hemat air ketika mandi. Pergunakanlah bak mandi dengan gayung, jangan menggunakan shower dan bathtub, karena akan banyak air terbuang percuma.
  • Matikan kran saat menggosok gigi atau mencuci tangan dengan sabun.
  • Hemat air saat mencuci piring dan pakaian.
  • Cek pipa-pipa yang bocor. Segera perbaiki apabila ada yang bocor, karena setetes air pun sangat berharga.
  • Pergunakan air bekas untuk menyiram tanaman.
Di Sekolah kami air pembuangan dari tempat wudhu kami salurkan ke kolam ikan lele, karena wudhu tidak memerlukan sabun yang bisa membuat ikan mati, maka kami memanfaatkannya sebagai media untuk kolam ikan lele.

Sudah tahukan betapa pentingnya air bagi kehidupan kita ? maka hendaknya kita berhemat dalam pemakaian air. Menghemat air sama dengan menyelamatkan bumi dari ancaman global warming.
SAVE WATER !!


Sumber Artikel : Link

Dokter Kecil


Apakah Dokter Kecil itu?

Dokter kecil atau biasa disingkat 'Dokcil' adalah peserta didik (siswa sekolah) yang memenuhi kriteria dan telah dilatih untuk ikut melaksanakan sebagian usaha pemeliharaan dan peningkatan kesehatan terhadap diri sendiri, teman, keluarga dan lingkungannya.

Tujuan Program Dokter Kecil

Tujuan umum: 

Meningkatkan partisipasi peserta didik dalam program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)

Tujuan khusus:
  1. Agar peserta didik dapat menjadi penggerak hidup sehat di sekolah, rumah dan lingkungannya.
  2. Agar peserta didik dapat menolong dirinya sendiri, teman, keluarga dan lingkungannya.
Kriteria Dokter Kecil
  1. Siswa kelas 4 atau 5 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah dan belum pernah mendapat pelatihan Dokter Kecil sebelumnya
  2. Berprestasi di sekolah
  3. Berbadan sehat
  4. Berwatak pemimpin dan bertanggung jawab
  5. Berpenampilan bersih dan berperilaku sehat
  6. Berbudi pekerti baik dan suka menolong
  7. Mendapat izin dari orang tua siswa
Tugas dan kewajiban dokter kecil
  1. Selalu bersikap dan berperilaku sehat sehingga dapat menjadi contoh bagi teman-temannya.
  2. Dapat menggerakkan sesama teman untuk bersama-sama menjalankan usaha kesehatan terhadap dirinya masing-masing.
  3. Berusaha bagi tercapainya kesehatan lingkungan yang baik di sekolah dan di rumah
  4. Membantu guru dan petugas kesehatan pada waktu pelaksanaan pelayanan kesehatan di sekolah
  5. Berperan aktif pada kegiatan-kegiatan dalam rangka upaya peningkatan kesehatan di sekolah, misal: Pekan Kebersihan, Pekan Gizi, Pekan Penimbangan berat badan dan tinggi badan, Pekan Kesehatan Gizi, Pekan Kesehatan Mata, dll.
Kegiatan Dokter Kecil
  1. Menggerakkan dan membimbing teman dalam melaksanakan: pengamatan kebersihan dan kesehatan pribadi, pengukuran Tinggi Badan dan Berat Badan dan penyuluhan kesehatan
  2. Membantu petugas kesehatan melaksanakan pelayanan kesehatan di sekolah, antara lain: distribusi obat cacing, vitamin, dll; Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), Pertolongan Pertama Pada Penyakit (P3P).
  3. Memperoleh pembekalan materi pelatihan, misal: pengenalan tanda-tanda penyakit, kesehatan lingkungan, dll
  4. Pengamatan kebersihan Ruang UKS, warung sekolah dan lingkungan sekolah, contoh: kebersihan ruang kelas dan perlengkapannya, kebersihan halaman sekolah, tempat suci, WC, kamar mandi, persediaan air bersih, tempat sampah, saluran pembuangan, termasuk upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
  5. Pencatatan dan pelaporan, antara lain: pencatatan dan pelaporan kegiatan dalam Buku Harian Dokter Kecil.
  6. Melaporkan hal-hal khusus yang ditemuinya kepada guru UKS/Kepala Sekolah/guru yang ditunjuk.
Apa sajakah manfaat yang diharapkan dari Program Dokcil?

Bagi Dokter Kecil:
  • meningkatnya pengetahuan, sikap dan perilaku hidup bersih dan sehat.
  • memiliki ketrampilan dalam upaya pelayanan kesehatan sederhana.
  • bertindak sebagai teladan, penggerak dan pendorong hidup sehat bagi kawan-kawannya.
  • memiliki rasa kepedulian sosial.
Bagi Peserta Didik lainnya:
  • Ikut tergerak dan terbiasa berperilaku hidup bersih dan sehat.
Bagi Guru:
  • Meningkatkan kerjasama antara guru dengan orang tua murid dan petugas kesehatan dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
Bagi Orang Tua Peserta Didik:
  • Meningkatkan kesadaran orang tua dalam berperilaku hidup bersih dan sehat bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungannya serta mendukung dan berperan aktif dalam kegiatan peningkatan kesehatan anak sekolah.
Bagi Masyarakat dan Lingkungannya:
  • Masyarakat tergerak untuk hidup bersih dan sehat.
  • Akhirnya akan berdampak pada meningkatnya kualitas lingkungan hidup sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian.
Berikut ini dokumentasi kegiatan Dokter Kecil SDN Surodadi Boyolali :

Sumber Artikel : Link 



Kegiatan Ekstrakurikuler


Apa yang dimaksud dengan Kegiatan Ekstrakurikuler?

Asal kata ekstrakurikuler berasal dari dua kata yaitu ekstra yang berarti lebih, dan kurikuler yang artinya sama dengan kurikulum yang artinya pembelajaran. dari dua kata tersebut juga dapat diartikan bahwa ekstrakurikuler adalah pembelajaran ekstra/lebih, lebih disana dapat diartikan tambahan.

Kegiatan Ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah/madrasah.

Biasanya kegiatan ekstrakurikuler diadakan setelah kegiatan belajar mengajar di sekolah selesai ataupun di hari-hari libur. Visi kegiatan ekstra kurikuler adalah berkembangnya potensi, bakat dan minat secara optimal, serta tumbuhnya kemandirian dan kebahagiaan peserta didik  yang berguna untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Menyediakan sejumlah kegiatan yang dapat dipilih oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mereka. Menyelenggarakan kegiatan yang memberikan kesempatan peserta didik mengespresikan  diri secara bebas melalui kegiatan mandiri dan atau kelompok.

Manfaat kegiatan Ekstrakurikuler itu banyak sekali. kita bisa mendapatkan aneka ilmu yang bermanfaat. Dalam setiap kegiatan ekstra kurikuler yang dipilih tentu ada dasar-dasar ilmunya. Sebut saja Fisika, matematika atau bahasa inggris dimana para siswa dapat mempelajari tata bahasanya secara baik dan benar. Bila kegiatan Ekstrakurikuler berada dibawah bimbingan guru yang tepat, kegiatan ekstra kurikuler bisa menjadi wadah yang tepat bagi para siswa dalam mengembangkan bakat dan kemampuannya, sebagai contoh membentuk band sekolah, dengan demikian bakat mereka tidak terpendam.

            Melalui ekstrakulikuler para siswa bisa memupuk jiwa sportif dalam aneka perlombaan (misal: bola basket atau futsal)-baik yang digelar secara internal disekolah maupun eksternal dengan sekolah lain. Ekstra kurikuler juga bisa mengajarkan anak akan arti organisasi, walaupun dalam skala yang kecil. Disana anak bisa belajar menjadi pemimpin, pengurus, atau bahkan belajar mengemas suatu acara yang menarik dalam sebuah pameran ekskul. Dan banyak lagi hal positif yang dapat diperoleh siswa dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.

            Agar kita dapat mengembangkan minat dan bakat kita dalam Ekstrakurikuler, kita dapat memilihnya sesuai dengan kemampuan kita agar dapat mengasah kemampuan kita. lalu setelah memilih tentukan target atau titik acuan yang membuat kita termotivasi dan antusias untuk mengikuti Ekstrakurikuler tersebut. Jalani Ekstrakurikuler tersebut dan terima konsekuensinya dengan hati ikhlas karena ini pilihan kita sehingga kita dapat belajar bertanggung jawab. Jangan lupa pintar-pintar mengatur waktu antara kegiatan akademis dan kegiatan Ekstrakurikuler yang kita jalani.

            Seperti yang kita tahu saat ini kalau kegiatan Ekstrakurikuler dikenal sebagai kegiatan tambahan pelajaran sesuai pelajaran yang diinginkan dan tertera di daftar kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan Ekstrakulikuler adalah suatu kegiatan penambahan pembelajaran yang mendorong atau mendidik siswa dan siswi untuk mendalami pelajaran yang dianggap kurang dan yang mereka senangi atau mengembangkan bakat dan potensi seorang siswa dan siswi yang pastinya dimiliki setiap orang.

Kegiatan ekstrakurikuler biasanya berlangsung hingga sore hari dimana siswa dan siswi sudah tidak ada pelajaran wajib dalam kelas lagi dan kegiatan ini dimulai dari sepulang sekolah. Guna dari kegiatan ekstrakurikuler bisa dikaitkan dengan menambah nilai yang kurang dalam mata pelajaran yang diambil, pengembangan bakat siswa dan siswi, dan juga sebagai sarana permainan yang diminati siswa dan siswi atau sarana bermain sambil belajar.

Kegiatan Ekstrakurikuler bisa dibilang penting atau pun bagi beberapa orang mengatakan tidak terlalu penting, tapi coba kita lihat dari sisi baiknya, kegiatan yang sesuai dengan bakat dan minat masing-masing anak pasti akan lebih terpandu dengan adanya suatu alat yang mendorong mereka secara pelan-pelan. Sejauh ini, kegiatan ekstrakurikuler yang berlangsung cukup baik karena selain semangat dari muridnya dan guru yang berkaitan dengan pelajarannya juga mendidik dengan baik.
Dengan adanya kegiatan tersebut, kegiatan belajar mengajar juga dapat lebih lancar dan saling menambah wawasan lebih dibandingkan dikelas.

Kegiatan ekstrakurikuler biasanya diwajibkan kepada semua siswa pada sekolah tersebut. Menurut pandangan penulis tentang kegiatan ekstrakurikuler sangat bermanfaat bagi murid-murid yang menyukai bidang studi pilihannya masing-masing sesuai kemauan diri sendiri bukan paksaan dari luar.
         
Apa Tujuan Serta Manfaat Diadakannya Kegiatan Ekstrakurikuler?

Akhir-akhir ini mungkin bisa dibilang hampir setiap sekolah di kota-kota besar di indonesia mengadakan kegiatan ekstrakulrikuler, tidak hanya di kota-kota besar saja, di kota-kota kecil di Indonesia pun sudah diselenggarakan kegiatan ekstrakurikuler.kegiatan ekstrakurikuler/ekskul bisa berupa kegiatan seni, olahraga, pengembangan kepribadian, dan akademik.Ekstrakurikuler biasanya diadakan oleh pihak sekolah itu sendiri. Sebenarnya apa kegiatan ekstrakurikuler itu sendiri dan apa tujuan serta manfaat diadakannya kegiatan ekstrakurikuler tersebut?

Ekstrakurikuler atau lebih dikenal dengan ekskul adalah kegiatan yang dilakukan siswa atau mahasiswa di luar jam belajar standar/kurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler ada mulai tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga universitas.

Manfaat Kegiatan Ekstrakurikuler, diantaranya:

  1. Menyalurkan minat dan bakat kita pada kegiatan ekstrakurikuler
  2. Bisa mengembangkan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler
  3. Jika ekskul akademis, bisa mendapat pelajaran tambahan dari ekskul tersebut
  4. ntuk mengembangkan potensi, minat, kepribadian, dan bakat yang ada pada siswa/mahasiswa dan untuk menggali lebih jauh potensi, minat, kepribadian, dan bakat tersebut.
  5. Dan tentunya masih banyak lagi

Yang amat disayangkan, banyak siswa/mahasiswa yang malah disibukkan dengan kegiatan ekstrakurikuler dan meninggalkan program kurikuler itu sendiri, oleh karena itu kita harus pintar-pintar mengatur waktu dan mempertimbangkan matang-matang sebelum memilih kegiatan ekstrakurikuler.

Jenis-jenis kegiatan Ekstrakurikuler yang ada di SD Negeri Surodadi Boyolali diantaranya :
1. Pramuka
2. Bola Volly
3. Seni Tari
4. Komputer (TIK)

Berikut ini foto kegiatan siswa saat mengadakan kegiatan Ekstrakuriukuler Pramuka

Sumber Artikel : Link

Kegiatan Siswa Di CFD Boyolali



Sejarah Car Free Day
Car Free Day telah dimulai sejak jaman krisis minyak di tahun 70an di Amerika dan dilaksanakan di beberapa kota eropa pada awal 90an. Acara Car Free Day International mulai diselenggarakan di kota-kota Eropa pada tahun 1999 yang merupakan proyek percontohan kampanye Uni Eropa, kampanye ini terus berlanjut hingga kini dalam ventuk Minggu Mobilitas Eropa (European Mobility Week). Car Free Day telah dilaksanakan di lebih dari 1500 kota di 40 negara melalui penutupan sebuah penggal jalan untuk kemudian mengisinya dengan berbagai kegiatan seperti festival jalanan, bazar, parade sepeda, dan kegiatan lainnya. Penutupan jalan akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk kembali berjalan kaki di jalan-jalan yang biasanya dijejali oleh kendaraan pribadi. Untuk mengetahui hasil yang lebih nyata, kegiatan ini perlu di lengkapi dengan pengukuran kualitas udara dan kualitas suara serta lalu lintas kendaraan selama dan sesudah pelaksanaan Car Free Day. Hasil pengukuran akan menjadikan advokasi kebijakan dan kampanye pentingnya mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
Sedangkan untuk di Indonesia sendiri, Car Free Day lahir di Surabaya sebagai Kota pertama kali di Indonesia yang menyelenggarakan Car Free Day pada tahun 2000. Sedangkan sejak 2002, Jakarta menyelenggarakan Car Free Day pada tahun 2002, 2003, 2004, 2005 dan 2006. Kegiatan tersebut pertama kali dilaksanakan oleh koalisi LSM Lingkungan sebagai wadah penampung aspirasi masyarakat dalam pembuatan kebijakan publik. Menurut teori Berger dan Neuhaus (1977) LSM Lingkungan tersebut dijadikan sebagai Institusi Mediasi yang berfungsi menyalurkan kepentingan warga dan media resolusi terhadap kualitas udara dengan tujuan utama kampanye mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sebagai sumber utama pencemaran udara di Jakarta. Dalam setiap Car Free Day selalu diadakan promosi penggunaan alat transportasi alternatif untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi seperti angkutan umum, sepeda, dan fasilitas pejalan kaki.
Kegiatan utama Car Free Day adalah penutupan jalan selama beberapa waktu dari arus lalu lintas kendaraan. Untuk memanfaatkan ruang jalan yang ditutup maka dilakukan berbagai kegiatan seperti petunjukan kesenian, hiburan, permainan anak-anak, olahraga, lomba-lomba dan kegiatan festival jalanan lainnya. Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan suasana yang berbeda pada kota tersebut.
Di Boyolali Car Free Day dilaksanakan setiap minggu I dan III dengan lokasi sekitar pasar Boyolali sampai dengan Kridanggo.
Berikut ini partisipasi Siswa SD Negeri Surodadi Boyolali pada kegiatan CFD Boyolali

Senangnya bertemu dengan Bp. Wakil Bupati Boyolali



Kamis, 06 Maret 2014

Kalender Pendidikan SD Tahun Pelajaran 2013-2014

 

 

Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2013/2014


Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2013/2014 disusun berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, Peraturan Presiden  Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, Dan Fungsi Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsí Eselon I Kementerian Negara, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah, dan  Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses Untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah serta Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 125/U/2002 tentang Kalender Pendidikan dan Jumlah Jam Belajar Efektif di Sekolah. Selanjutnya kami menjabarkan Peraturan/ Keputusan Menteri Pendidikan Nasional tersebut ke dalam Keputusan nomor 481/20110 /2010 dengan tujuan :
1.   Memberikan pedoman kepada para Kepala Satuan Pendidikan negeri dan swasta dalam mengatur kegiatan  pembelajaran di satuan pendidikan selama tahun pelajaran 2013/2014;
2.   Mewujudkan keserasian langkah seluruh satuan pendidikan baik negeri maupun swasta se Jawa Tengah dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan.
Oleh karena itu kami harapkan para Kepala Satuan Pendidikan, pendidik dan tenaga kependidikan di Jawa Tengah melaksanakan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh tanggung jawab.
 Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberi petunjuk dan bimbingan kepada kita sekalian. Amin.
Untuk mengunduh Langkah Penyusunan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2013/2014, silakan klik disini : 
Sumber : Satu
Untuk mengunduh Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2013/2014, silakan klik disini : 
Link 2
Sumber : Satu, Dua
 
Blogger Templates